PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE PADA SISWA KELAS III SD
DOI:
https://doi.org/10.55148/fj53xc29Abstract
Kurikulum Merdeka menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan di sekolah dasar. Kebijakan ini menjadi peluang untuk mengenalkan bahasa asing sejak dini agar siswa mampu bersaing secara global. Materi I Like Mi Aceh yang membahas kosakata makanan dan minuman melalui ungkapan I Like dan I Dislike membutuhkan media pembelajaran yang interaktif. Namun, hasil wawancara di SDN Tanjung Jati 2 menunjukkan penggunaan media digital masih terpisah, seperti YouTube untuk video dan Canva untuk gambar, meskipun sekolah telah memiliki Chromebook. Kondisi ini membuat pembelajaran kurang efektif dan penguasaan kosakata siswa masih terbatas. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Development, Disseminate), menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara, analisis dokumen, validasi ahli, angket, serta pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 52,50 menjadi 81,67 dengan distribusi data normal dan signifikansi 0,001<0,05, menunjukkan efektivitas yang signifikan. Validasi ahli memperoleh rata-rata 94-96%, sedangkan respons guru dan siswa mencapai 100%, menandakan media ini valid, menarik, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa.
Kata Kunci : Articulate Storyline, Bahasa Inggris, Media Digital, Sekolah Dasar, 4D
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Please read Copyright Notice for Inovatif: Journal of Research on Religious Education and Culture



